13 Aug 2019 / Rumah Sakit

Cara Mendaftarkan Pasien di Rumah Sakit Singapura

Seberapa mudah buat orang Indonesia pergi berobat ke Singapura?

Sangat mudah. Hanya jika lewat Smarter Health, perwakilan resmi rumah sakit Singapura, yang kantornya di Jakarta, Indonesia.

Lewat Smarter Health, kita tidak perlu hamburkan uang untuk telepon ke luar negeri, dan tak pusing memilih dokter lalu menghitung estimasi biaya berobatnya. 

Jika kita baru pertama kali ke Singapura untuk berobat, berikut langkah yang perlu diikuti dalam mendaftarkan pasien baru:

  1. Memilih rumah sakit untuk tindakan medis
  2. Memilih dokter spesialis untuk konsultasi
  3. Mendaftarkan pasien di rumah sakit
  4. Cek estimasi biaya berobat

 

1. Memilih rumah sakit di Singapura

Sama halnya di Indonesia, saat mau berobat ke Singapura, kita perlu tentukan dulu rumah sakit tempat pasien mau berobat.

Kita tahu pasien Indonesia lebih mudah berobat di rumah sakit swasta Singapura. Mengapa? Alasannya sudah dibahas di Perkiraan biaya berobat di Singapura.

Berikut rumah sakit swasta di Singapura yang kami rekomendasikan, karena telah terakreditasi Joint Commission International (JCI):

 

Mengapa harus memilih rumah sakit yang terakreditasi JCI?

Sebab, JCI adalah standar tertinggi dalam mengukur kualitas rumah sakit. Supaya mendapat akreditasi JCI, rumah sakit mesti mengikuti proses evaluasi hingga 2 tahun lamanya. Setelah terakreditasi, rumah sakit pun perlu memperbarui status akreditasinya dalam beberapa waktu, untuk memastikan kualitasnya terus terjaga.

Selain kualitas, kita bisa pertimbangkan lokasi rumah sakit; memilih yang dekat stasiun MRT atau bandara agar menghemat transportasi selama di Singapura. Ketersediaan hotel atau akomodasi di sekitar rumah sakit pun bisa jadi pertimbangan selanjutnya.

 

2. Mencari rekomendasi dokter spesialis

Setelah memilih rumah sakit, langkah selanjutnya memilih dokter spesialis.

 

Mengapa tidak bertemu dokter umum dulu?

Seperti namanya, dokter umum hanya akan mendeteksi gejala penyakit secara umum. Setelah jenis penyakit terdeteksi, biasanya pasien akan dirujuk ke dokter spesialis. 

Selain itu, hanya dokter spesialis yang boleh menentukan tindakan medis untuk pasien. Artinya, proses berobat lebih simpel jika langsung bertemu dokter spesialis.

Bagi mereka yang pernah berobat ke dokter umum & spesialis, biasanya juga akan merekomendasikan untuk langsung bertemu dokter spesialis.

 

Cara mengetahui rekomendasi dokter spesialis di Singapura

Cara simpelnya, minta rekomendasi dokter spesialis dari Smarter Health dan minta dibuatkan janji konsultasi. 

Kita akan terima tiga rekomendasi dokter spesialis dari Smarter Health, yang dicocokkan dengan kondisi medis pasien. Isinya bukan cuma daftar nama. Rekomendasinya akan berisi latar belakang dokter, tempatnya praktik dan estimasi tarif konsultasinya.  

Dari ketiga rekomendasi dokter tersebut, kita bisa pilih salah satunya. Setelah itu, Smarter Health bisa langsung booking jadwal dokter & mendaftarkan kita di rumah sakit.

 

3. Mendaftarkan pasien ke rumah sakit

Ketika kita telah memilih satu dari tiga rekomendasi dokter spesialis di Smarter Health, langkah selanjutnya menyerahkan syarat dokumen berobat ke Singapura.

Yang dibutuhkan untuk berobat di Singapura:

  • Paspor pasien
  • Deskripsi penyakit atau keluhan medis pasien
  • Rekam medis pasien (jika ada), seperti surat rujukan dokter, hasil X-ray, rontgen, CT scan, MRI scan, hasil tes darah, urine, feses atau biopsi. 

Rekam medis bisa di-upload ke website Smarter Health. Jika kesulitan, bisa juga kirim lewat email atau whatsapp.

Bandingkan jika kita mendaftarkan pasien langsung ke rumah sakit. Kita mesti telepon ke luar negeri, yang jelas mahal. Belum lagi mesti bolak-balik kirim rekam medis & paspor lewat email. Inipun jika jalur teleponnya tidak sibuk dan pihak administrasi cepat tanggap.

Proses pendaftaran pasien telah selesai. Selanjutnya, kita tinggal mengurus tiket & akomodasi ke Singapura saja.

Jika kita ingin tahu kisaran biaya berobat di Singapura, Smarter Health bisa bantu buatkan estimasinya.

 

4. Menghitung estimasi biaya berobat di singapura

Estimasi biaya berobat dihitung berdasarkan petunjuk dokter soal apa saja tindakan medis yang harus diterima pasien.

Artinya, untuk tahu estimasi biaya berobat, pasien mesti bertemu dokter dahulu, lalu minta rumah sakit menghitung biayanya; atau pada beberapa kasus, dokter bisa membuat estimasinya.

Bisa ditebak betapa repotnya mesti bolak-balik ke dokter lalu kordinasi dengan rumah sakit demi menghitung biaya berobat di Singapura. Inilah mengapa banyak pasien asal Indonesia memakai layanan gratis Smarter Health.

Lewat Smarter Health, kita bisa minta dibuatkan estimasi biaya tindakan berdasarkan rekam medis. 

Contoh: jika kita sudah konsultasi dengan dokter di Indonesia dan dirujuk untuk melakukan tindakan medis tertentu di Singapura, kita bisa langsung hubungi Smarter Health untuk dicarikan dokter spesialis dan estimasi biayanya.

Dengan begitu, bujet berobat kita lebih terukur. Tentunya juga tidak membuat hati was-was.

Untuk memberi gambaran, berikut daftar biaya berobat di Singapura untuk tindakan medis, seperti operasi kanker serviks, pengangkatan tumor payudara atau operasi kateter jantung.

 

Metode pembayaran di rumah sakit Singapura

Rumah sakit di Singapura pada umumnya menerima berbagai cara pembayaran, seperti:

  • Tunai
  • Cek
  • Kartu debit 
  • Kartu kredit (Visa, Mastercard, Amex)

Beberapa rumah sakit, yaitu Gleneagles, Parkway East dan Mount Elizabeth, menerima pembayaran dengan mata uang asing populer, seperti dolar Amerika. Cukup mudah menemukan money changer di sekitar rumah sakit di Singapura.

Berobat pakai asuransi atau reimburse kantor pun bisa dilakukan. Cukup pastikan asuransinya bisa diklaim untuk tindakan medis pasien di rumah sakit Singapura, dan siapkan letter of guarantee sebagai jaminan ke pihak rumah sakit.

 

Tips berobat ke Singapura

  • Pastikan masa aktif paspor pasien cukup untuk dipakai selama berobat di Singapura.
  • Bawa seluruh dokumen medis pasien agar tidak perlu melakukan diagnosis ulang, sehingga hemat biaya.
  • Pesan tiket dan akomodasi di Singapura setelah mendapat jadwal pasti bertemu dokter atau rumah sakit.
  • Lapor ke bea cukai jika kita harus membawa uang tunai lebih dari Rp100 juta ke Singapura.
  • Lebihkan waktu menginap di Singapura 1-3 hari untuk berjaga-jaga andai dokter perlu melakukan tindakan atau diagnosis medis tambahan.
Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan